Subscribe me

Home » » Bengkel Hati Ustadz Danu

Bengkel Hati Ustadz Danu

Written By Ova in site on Kamis, 02 Mei 2013 | 04.57

Bengkel Hati adalah salah satu yang masuk dalam daftar Favorite Show List ku yang wajib ditonton setiap Ahad dan Senin jam 5 pagi. Acara ini sudah mulai ditayangkan 2 tahun yang lalu di TPI (sekarang MNC TV). Diasuh oleh ust. Danu (Jogyakarta) dan dipandu oleh dai Zacky (ahad) dan mas Bayu (senin). Sayangnya TV Tunner nancep di PC baru beberapa bulan ini, jadi acara sebelumnya tak pernah kutonton. MNC TV memang patut kuacungi 5 jempol (plus jempol kucingku) dalam memberikan acara tausiyah. Mulai dari si pembicaranya sendiri hingga pemandu acara (MC) dipilih secara serius dan berkualitasss! Parade tausiyah yang digelar mulai dari ahad hingga sabtu jam 5 pagi : Bengkel Hati, Suara dari Madinah, Nikmatnya Sedekah, Riyadh Sholihin, Taman Hati dan ..(lupa). Show paling favoritku ya yang diasuh oleh ust. Danu dan Syekh Ali (dri mekah). Isinya sangat dekat dengan kehidupan keseharian kita, serta keduanya paling nampak dalam membimbing kita untuk lebih memurnikan ketuhidan kepada Allah.
BAGIAN 1
REALISASI AL QUR’AN

Bengkel Hati merupakan sebuah acara yang mengkaji tentang realisasi Al Qur’an khususnya tentang kesehatan dan disampaikan dengan suasana yang santai tetapi penuh hikmah. Dalam Bengkel Hati, para jama’ah diajarkan untuk belajar menata hati (emosi) agar tidak terlalu berlebihan maupun terlalu di bawah standar. Hati akan diatur agar sesuai dengan kadarnya. Apabila terdapat penyakit dalam hati (iri, amarah, stres, cinta dunia, gemar maksiat, malas, dll) yang dibiarkan begitu saja dalam jangaka waktu yang lama dengan kadar yang rendah maupun sebaliknya, dibiarkan dalam jangka waktu walau sebentar tetapi kadarnya tinggi, maka akan menimbulkan berbagai efek buruk terhadap tubuh. Efek ini dapat berupa penyakit ringan seperti pusing, masuk angin, dan dapat pula berupa penyakit berat seperti kanker, atau cacat tubuh. Dalam Bengkel Hati, jamaah yang mengalami penyakit ini akan dibimbing menuju kesembuhan dengan cara yang dianjurkan oleh Allah. Apabila solusi diterapkan dengan baik dan berlanjut (istiqomah), maka dengan sangat cepat penyakit yang ada dalam tubuh dapat hilang tanpa jejak, insyaallah (atas izin Allah). Misalnya saja ada jamaah remaja belia yang sudah divonis oleh medis terkena kanker pintu rahim yang sudah kronis, dapat sembuh dalam beberapa bulan setelah menerapkan solusi yang diberikan dan dikerjakan dengan ikhlas.
Acara ini diawali oleh tausiyah atau nasihat-nasihat dari ust. Danu yang beberapa episode akhir diketahui nama aslinya ternyata Burhanuddin, selama beberapa menit, yang kemudian diselingi oleh konsultasi dari para jama’ah. Keluhan yang sering disampaikan adalah keluhan tentang beberapa penyakit yang dirasa oleh tubuh, tetapi terkadang juga ada yang meyampaikan tentang permasalahan hati seperti pertengkaran dengan pasangan, atau penyakit hati lainnya. Setelah 3 bulan menyimak hingga saat ini, banyak sekali pengulangan terhadap beberapa penyakit yang sama, sepertinya memang penyakit (selama 3 bulan masa saya menyimak) ini adalah penyakit yang sering dijangkit oleh penduduk Indonesia. Daftar penyakit serta bagaimana cara mengatasinya sudah saya cantumkan di artikel bagian 3. Penyakit yang dikeluhkan pun bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti sariawan hingga yang level high risk seperti kanker.
PENYEMBUHAN
Proses ust. Danu membantu menyembuhkan (atas ijin Allah) pada awalanya adalah jama’ah diminta untuk menyampaikan beberapa keluhan yang dirasakan. Bila penyakit sudah termasuk dalam penyakit berat, ustad meminta keterangan rekam medis dari dokter yang pernah di datangi jama’ah. Kebanyakan para jama’ah sudah mengidap penyakit selama jangka waktu yang lama, ada yang 2 tahun, 7 tahun, bahkan ada yang sudah mencapai 20 tahun, tetapi ada juga beberapa penyakit yang baru diidap selama hitungan hari. Setelah berkeluh-kesah biasanya jama’ah memohon kepada ust (karena sudah pasrah) untuk memberikan solusi dan bantuan untuk segera disembuhkan. Yah namanya juga masyarakat awam yang masih memiliki keterbatasan dengan ‘ilmu’, yang menganggap bahwa ust. Danu adalah Sang Pemberi kesembuhan. Oleh karena itu ust. Danu SELALU mengingatkan kepada para jama’ah bahwa yang memberikan kesembuhan adalah Allah Yang Maha Penyembuh, tinggal kitanya yang harus pintar-pintar memohon ampun kepadaNya atas segala khilaf serta berdo’a dengan hati yang penuh harap dan kesungguhan untuk segera diberi kesembuhan. Sering juga diingatkan bahwa segala penyakit ada dalam tubuh atau musibah yang terjadi pada kita adalah disebabkan oleh akhlak buruk yang dikerjakan di masa lalu. Sesuai firman Allah dalam surat :

An Nisaa : 62 “Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri…”.
Al Maa’idah : 49 “…maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan…”
Ar-Ruum : 30 “Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) disebabkan kesalahan yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa”
Asy Syuura : 30 “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”
Subhanallah, Sungguh seluruh urusan sudah diatur dan tertuang dalam Al Qur’an hingga urusan penyakit atau musibah sekalipun, tinggal kita mau membaca atau MEMAHAMI-nya atau tidak. Sangat beruntunglah orang-orang yang mengetahui petunjukNya.
Kemudian ust. Danu akan memberitahukan penyebab-penyebab (akhlak buruk) dari timbulnya penyakit tersebut dengan menggunakan referensi dari hasil penelitian yang sudah pernah ia lakukan. Dan masyaallah…seluruh analisa dari ustad dibenarkan oleh jama’ah yang menderita penyakit. Terkadang karena gengsi dan malu, ada jama’ah yang tidak mau mengakui akhlak buruknya. Tetapi di majlis ini, ustad meminta agar bersikap jujur demi kesembuhan, karena dengan sikap jujur ini akan sangat membantu jama’ah dalam memohon ampun SETULUSNYA kepada Allah. Pernah saya ketawa cekikikan (ketawa kecil) ketika ada jama’ah yang memiliki image saleh tetapi ia ketahuan telah mendatangi dukun untuk meminta kesembuhan. Hmm..memang tampilan luar tidak menjamin sepenuhnya keimanan/ketaqwaan seorang hamba, ha..ha..ha..


BAGIAN 2
MEMOHON AMPUN

Bila jama’ah telah mengakui kekhilafan serta dosanya, ustad Danu akan membimbing untuk memohon ampun kepada Allah atas segala khilaf maupun dosa yang telah dilakukan di masa lalu. Tak jarang jama’ah menangis saat dituntun dalam memohon ampun. Ini berarti istighfarnya (memohon ampun) dilakukan dengan sungguh-sungguh…ini sangaaaaaaat membantu dalam proses kesembuhan. Lalu ustad Danu memberikan nasihat agar menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat. Maksudnya semua yang dilakukan di dunia ini (ibadah, shodaqoh, bekerja, beraktifitas, dsb) HARUS diluruskan niatnya hanya mengharap ridha Allah semata (memurnikan ketauhidan). Kemudian ibadah yang dikerjakan juga HARUS sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dengan ini, doa yang hanya terucap sekecap pasti langsung di kabulkan oleh Allah, insyaallah (bila Allah menghendaki). Banyak jama’ah sebelumnya melakukan ibadah (mengaji, dzikir, tahajud, dsb) dengan niat bukan karena Allah melainkan untuk kesembuhan, keselamatan, dll. Disarankan juga untuk melaksanakan kewajiban shalat 5 waktu serta lebih sering melaksanakan ibadah shalat sunnah tahajjud dilaksanakan minimal 3 kali dalam seminggu dan memohon ampun serta berdo’a di dalamnya. Untuk referensi doa dapat disimak pada artikel bagian 4.

Kemudian ust. Danu bertanya lagi kepada jama’ah tentang kadar penyakit yang dirasakan seperti pusing, nyeri, sakit dll, dan alhamdulillah seluruh jama’ah merasa ada sedikit pengurangan yang sangat terasa setelah memohon ampun kepada Allah. Ditambahkan lagi bahwa ini adalah awal dari kesembuhan, jama’ah diminta unuk melaksanakan apa yang telah disarankan oleh ustad (yang telah saya tulis di atas) dan dikerjakan secara berlanjut.

Menurut ust. Danu kalau anaknya (sebelum baligh) yang sakit, seperti panas, kanker, autis, cacat dan gangguan lainnya, semua itu disebabkan oleh kelakuan orangtuanya. Sedangkan untuk yang sudah baligh disebabkan oleh dirinya sendiri.

Lamanya kesembuhan tergantung dari kefahaman ilmu syar’I serta keistiqomahan yang dimiliki dari tiap individu. Ada remaja yang lumpuh tak bisa jalan alhamdulilah bisa sembuh dalam beberapa bulan. Ada yang sembuh kemudian kambuh lagi, kemudian sembuh lalu kambuh lagi. Ada juga seorang sahabat ust. Danu (kiyai) dapat sembuh dalam 3 hari setelah mengidap penyakit katarak. Bisa jadisangat cepat, karena seorang yang faham akan ilmu syar’I pasti langsung segera memohon ampun kepada Allah setelah mengetahui dosa atau kekhilafan yang ia kerjakan.

BAGIAN 3
PENYAKIT

Dalam tiap penyakit terdapat keterangan ‘akhlak buruk’. Maksudnya adalah akhlak buruk yang dimiliki oleh si empunya sakit, baik yang dilakukan dahulu maupun yang masih terjadi pada waktu sekarang. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang pernah dibahas dan berhasil saya dokumentasikan.

DIABETES
Akhlak buruk : Bila menyampaikan nasehat maunya harus diikuti, kalau memberi perintah maunya harus diikuti, bila tidak dilaksanakan akan merasa emosi. Apa bila tidak cocok terhadap sesuatu, enath pendapat atau pandangan, akan marah-marah.
LAMBUNG
Maag, akhlak buruk : susah diatur, suka seenaknya sendiri, sensitif, tidak dapat mencerna masalah-masalah yang dihadapi dengan baik.
Asam Lambung, akhlak buruk : klau dinasehati selalu membantah, selalu beradu argumentasi.
Cara mengatasi : kalau menurut caranya semuanya bersumber pada hati dan pikiran. Dianjurkan untuk lebih menenangkan diri, mendengarkan nasehat dengan baik. Dalam menghadapi permasalahan sebaiknya menyerahkan segalanya kepada Allah karena Ia Yang Maha Tahu yang tidak kita ketahui, kita hanya dapat berusaha semaksimal mungkin.

BISUL-BISUL/ALERGI/JERAWAT
akhlak buruk : suka berfikir terlalu berlebihan (over), suka berfikir terlalu jauh dan kadang ada sedikit kejengkelan dalam hati.
Ada kasus salah satu jamaah terkena bisul-bisul di tubuh, yang kadang sembuh lalau kadang kambuh lagi. akhlak buruk : ia selalu suudzhon bahwa ia kena ‘serangan’ dari orang lain/ makhluk lain.

Gatal pada wajah, akhlak buruk : mungkin pernah mengamalkan amalan yang tidak sesuai dengan syari’ah, atau pernah diberi pegangan untuk keselamatan. Pada kasus ini jamaah diminta untuk benar-benar bertobat kepada Allah, karena di dalamnya terkandung syirik besar atau kecil. Diminta untuk tidak mengamalkan amalan-amalan yang tidak disyari’at kan serta tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Kemudian berdo’a : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu.

KURANG PENDENGARAN
Telinga kiri, akhlak buruk : kalau mendengar sesuatu yang tidak cocok suka marah atau emosi
Telinga kanan, akhlak buruk : suka merasa tersinggung

KATARAK
Adanya di mata dan berhubungan dengan pandangan.
akhlak buruk : kalau diberi nasehat atau pandangan-pandangan tentang hidup maupun tentang agama islam sering menolak atau suka meremehkan, walaupun hanya diam.

KEPALA
Merasa sakit, pegal atau nyeri.
Kepala bagian kanan, akhlak buruk : ada kecurigaan terhadap anak, suami/istri yang berlebihan.
Kepala bagian belakang, akhlak buruk : sering merasa jengkel sehingga tensi naik, walau merasa jengkel tidak selalu marah. Merasa jengkel terhadap suami/istri/anak/orang lain.

LUMPUH/PINCANG
Pada anak, akhlak buruk : ada rasa kejengkelan atau kemarahan kepada orangtua. Ada perilaku yang membuat orangtua jengkel/ durhaka.
Pada dewasa, akhlak buruk : bersikap keras terhadap anak-anak, mungkin karena kenakalan anak. Merasa jengkel atau keras terhadap suami/ istri, dan suka emosional.

GINJAL
Ginjal berhubungan dengan keluarga, terutama pasangan hidup, suami/ istri.
akhlak buruk : sering merasa emosi terhadap pasangan hidup, emosi dalam mengatur anak.

SENDI KAKU
Lutut, akhlak buruk : dalam menjalankan kehidupan sehari-hari agak kaku, kaku dalam mengatur keluarga, kaku dalam pergaulan.

DARAH TINGGI
akhlak buruk : sering menggunakan emosi dalam menghadapi permasalahan.

WASIR
akhlak buruk : bila ada masalah dengan saudara, orangtua, istri/suami, sering merasa jengkel atau emosi. Ingin berkata yang jelek-jelek tetapi kadang tidak dikeluarkan. Bila ada masalah dalam keluarga jangan marah, bicarakanlah dengan baik-baik.

STRES
Terkadang tiba-tiba menangis sendiri, berbicara sendiri, maunya mengamuk, dll.
akhlak buruk : pernah memiliki ilmu atau amalan yang tidak sesuai dengan syariat dan tidak dicontohkan oleh Rasulullah. Misalnya mempunyai pelindung berupa ayat-ayat, memiliki/bekerjasama dengan jin, mengikuti reiki, ilmu meringankan tubuh dsb. Termasuk membacakan doa-doa untuk suatu urusan, atau meminum air yang telah diberikan doa/jampi-jampi agar diberi keturunan, kesembuhan, dll.
Pada kasus ini jamaah diminta untuk benar-benar bertobat kepada Allah, karena di dalamnya terkandung syirik besar atau kecil. Diminta untuk tidak mengamalkan amalan-amalan yang tidak disyari’at kan serta tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Kemudian berdo’a : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu.
Pernah ada jamaah yang tiba-tiba merasa tubuhnya ada yang keluar perlahan setelah membaca doa ini, karena sebelumnya ia tidak tahu telah memiliki ‘pelindung’ yang diwariskan oleh nenk moyangnya.

MASUK ANGIN
akhlak buruk : sering mengomel karena merasa jengkel yang berlanjut-lanjut.

SERING KENTUT
akhlak buruk : suka/gemar bercerita atau mengomel tetapi tidak sadar kalau itu sudah menjadi kebiasaanya. Mungkin juga bicaranya kelewatan. Misalnya ada sesuatu yang tidak perlu dibicarakan (keburukan orang lain, dsb) dibicarakan sekehendak hati.
Jangan suka banyak cerita yang tidak bermanfaat .

USUS
Usus lengket, akhlak buruk : pada putra/ putrinya ada permasalahan, dia sebagai orangtua tidak memberikan solusi atau nasehat, hanya diam saja atau banyak diamnya. Kalau terkena masalah cenderung diam, dipikirkan sendiri walau tak dapat mencari solusinya. Tidak mau men-share masalah.

TUMOR
Tumor Rahim/ kandungan, akhlak buruk : berhubungan dengan anak, misalnya ada putra/ putri yang menjengkelkan. Bila diderita oleh remaja biasanya ada kejengkelan terhadap orantua terutama ibu.

Tumor Bola mata bagian belakang, akhlak buruk : berhubungan dengan cara pandang dan pola fikir. Orangnya agak pendiam, penuh emosi atau jengkel bila melihat sesuatu karena tidak ada kecocokan walaupun tidak dikeluarkan (diam) yang disebabkan oleh orangtua/saudara/dll, yang dirasa sering melakukan kesalahan.
Minta maaf kepada orang yang dijengkeli dengan rasa tulus ikhlas. Operasi tidak menjamin hilangnya tumor akan tetapi itu menjadi juga menjadi kehendak dari Allah. Oleh karenanya lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan kewajiban shalat 5 waktu dan lebih sering melaksanakan shalat tahajud, memohon ampun kepada Allah serta memohon kesembuhan.

BRONKITIS
akhlak buruk : gampang tersinggung walau tidak marah secara langsung. Bila ada orang yang berkata tidak enak maka senyum saja…

ULU HATI
akhlak buruk : gampang merasa tersinggung. Sebaiknya didengarkan saja, jangan uring-uringan

KUTU AIR
Dalam kasus ini penderita sudah mengalami selama 10 thun.
Kaki berhubungan dengan keluarga, kalau jari berhubungan dengan kerapihan dalam keluarga, kerapihan dalam mengurusi keluarga. Kaki juga berhubungan dengan mencari rizki.
akhlak buruk : sering mengkritik oran lain yang tidak perlu, lebih baik memberi jalan keluar atau solusi.

KAKI
Pada kasus ini penderita merasa sakit saat pagi, terasa berat.
akhlak buruk : pernah melakukan pengobatan ke paranormal atau melakukan amalan yang tidak disyari’at kan. Misalnya diberikan air putih dsb, yang telah dibacakan do’a2/jampi2 yang tidak sesuai dengan sunnah Rasulullah.
Pada kasus ini jamaah diminta untuk benar-benar bertobat kepada Allah, karena di dalamnya terkandung syirik besar atau kecil. Diminta untuk tidak mengamalkan amalan-amalan yang tidak disyari’at kan serta tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Kemudian berdo’a : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu.

SARIAWAN
akhlak buruk : Suka berbicara pedhass, abik kepada pasangan, orangtua, anak, maupun orang lain.

TIDAK MENDAPAT KETURUNAN
akhlak buruk : bila salah satu pasangan ada kekurangan, berarti orangnya sangat pendiam dan agak tertutup/ introvert. Bila ada masalah banyak diamnya, tidak mau sharing dengan pasangan.

PSORIASIS
Pada Kepala, akhlak buruk : dulu sebelum sakit memiliki tipikal agak pendiam akan tetapi keinginannya banyak dan kuat, tetapi hanya disimpan di hati dan pikiran saja.
Harus belajar untuk mengerem keinginan ang banyak atau harus diimbangi dengan ihtiar/ usaha.
Atau pernah memiliki ‘pegangan’ dengan mempelajari sesuatu yang tidak sesuai dengan syariat.
Pada kasus ini jamaah diminta untuk benar-benar bertobat kepada Allah, karena di dalamnya terkandung syirik besar atau kecil. Diminta untuk tidak mengamalkan amalan-amalan yang tidak disyari’at kan serta tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Kemudian berdo’a : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu.

GLUKOMA
Adalah pandangan yang kabur, seakan-akan terdapat kabut.
akhlak buruk : bila melihat aktivitas suami/istri/anak/oranglain bila tidak cocok merasa sangat jengkel/benci dan itu dipendam dalam hati. Bila aktivitas tersebut sesuai dengan syariat/ diridhoi oleh Allah maka lebih baik ikhlaskan saja dan memberi dukungan.

DNP (KELEMAHAN OTOT)
Pada kasus diderita oleh anak berumur 3 tahun terlihat sangat lemas.
akhlak buruk : untuk anak yang belum baliqh yang menjadi penyebab adalah orangtua. Suami-isteri sering beranten karena suatu sebab tertentu. Selesai berantem biasanya ada salah satu pihak yang sering merasa keputus-asaan yang sangat kuat. Rasa keputus-asaan ini tidak diperlihatkan oleh lisan dan bersifat terpendam dalam hati. Salah satu pihak ini pernah merasakan bahwa pernikahan yang dijalani ini gagal. Oleh karenanya harus kembali ke jalan Allah, jangan marah atau emosi bila ada aktifitas yang tidak melanggar syar’I yang dilakukan oleh pasangan. Janganlah gampang emosi, merasa jengkel atau putus asa. Jangan Berfikiran negatif terhadap apa yang dijalani, karena itu sudah menjadi kehendak Allah. Bila ingin berubah maka berusahalah untuk berubah ke arah yang lebih baik karena Allah.

SAKIT DIBAGIAN BELAKANG
akhlak buruk : biasana disebabkan karena ada rasa kejengkelan baik terhadap istri, anak, atau orang lain yang disimpan dalam hati. Biasanya tidak diikuti marah.

KAKI GAJAH
akhlak buruk : memiliki keinginan yang kuat terhadap sesuatu tetapi tidak dilakukan atau tidak dijalankan, dan tidak mau berusaha. Kalau memiliki suatu keinginan yang baik, alangkah baiknya direalisasikan.

KANKER
Kanker Gusi, akhlak buruk : pada kasus ini diderita oleh anak berusia < 1 tahun. Pada saat mengandung dimana umur kandungan > 6 bulan, suami dengan isteri atau sebaliknya, menyimpan rasa jengkel yang sangat kuat.
Istri dan suami harus rajin menjaga sholat & lebih rajin melkasanakan shalat sunnah tahajud, diniatkan karena Allah semata. Memohon ampun atas segala dosa yang dilakukan terhadap suami maupun isteri. Bila do’a dan ibadah dilakukan secara ikhlas maka akan segera dikabulkan oleh Allah SWT, insyaallah.

Kanker pintu rahim, akhlak buruk : rahim berhubungan dengan mulut. Si penderita banyak mengomel atau berbicara yang tidak perlu. Disebabkan oleh rasa jengkel terhadap orangtua/suami/isteri/orang lain.

PANAS TINGGI
Pada kasus ini penderita sudah mengecek ke dokter (rontgen, dsb) tidak ada masalah. Panas dapat mencapai 39’. Badan panas & pegal pada persendian (kaki) tiap 2 minggu sekali kambuh.
akhlak buruk : disebabkan karena adaanya amalan-amalan yang dilakukan tidak sesuai dengan syariat maupun bila dilakukan maka tidak diniatkan untuk Allah ta’ala. Dalam kasus ini nenek dari pasangan memberikan air putih yang diberikan bacaan Al Qur’an & melakukan shalat sunnah tahajud dengan niat agar cucu menjadi sehat dan diberikan momongan/anak. Selain itu mereka sudah pernah berkonsultasi dengan dukun, yang juga dapat menjadi penyebab utama.
Agar lekas sembuh, jamaah diminta untuk benar-benar bertobat kepada Allah, karena di dalamnya terkandung syirik besar atau kecil. Diminta untuk tidak mengamalkan amalan-amalan yang tidak disyari’at kan serta tidak dicontohkan oleh Rasulullah.
Kemudian berdo’a : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu.

TULANG RUSUK
Tulang rusuk berfungsi untuk mengamankan dada dan paru-paru. Berarti ingin mengamankan sesuatu.
akhlak buruk : bila dinasehati orangnya diam saja, tetapi didalam hati menyimpan kejengkelan.

FITILIKO
Fitiliko merupakan suatu penyakit yang menyebabkan kulit kekurangan pigmen, sehingga pada kulit akan terlihat bercak-bercak putih. Di seluruh dunia sampai saat ini tidak ada obatnya.
Bila muncul di kaki, akhlak buruk : orang tersebut memiliki keinginan yang kuat sekali, tetapi saat melaksanakan atau menjalankannya ia tidak ada hasrat sama sekali atau bahkan tidak dikerjakan. Terkadang suka menyuruh tetapi ia tidak mau mengerjakan. Ia memiliki keinginan yang kuat tetapi action-nya kurang.

DOWN SYNDROME
Seorang anak yang mengalami keterbelakangan. Diderita oleh anak yang belum baligh.
akhlak buruk : pada saat mengandung salah satu orangtua bila marah atau emosi akan merendahkan orang lain/ pasangannya/orangtuanya/anak buahnya.

STROOKE
akhlak buruk : ada permasalahan dengan pasangannya. Menyimpan emosi yang sangat kuat dan hanya disimpan dalam hati, walaupun diam.

AUTIS (ANAK)
Kejang, akhlak buruk : salah satu dari pasangan bertipe pendiam, dan bila ada kejengkelan/kemarahan ia akan diam saja. Memohon ampun kepada Allah jika putra sakit karena orangtuanya, karena sifat buruknya. Diusahakan jangan terlalu diam atau introvert.

OSTEOPOROSIS
akhlak buruk : Kaki berarti dalam mengatur keluarga. Jadi dahulu dalam mengatur keluarga dilakukan dengan kaku, keras dan ada emosi. Kaku terhadap anak, terhadap suami, dll.
Memohon ampun kepada Allah karena dahulu lupa/tidak sadar pernah melakukan khilaf.

SULIT TIDUR
akhlak buruk : sebelum tidur ada sesuatu yang difikirkan entah dilakukan secara berlebihan maupun tidak. Sewaktu akan tidur sebaiknya istighfar secara bersungguh-sungguh. Mengingat kesalahan kita kemudian memohon ampun kepada Allah. Seraya berdoa : Ya Allah keluarkanlah makhluk-makhluk yang ada dalam tubuh ku, atau saudara XX, serta keluarkanlah mereka dengan tanpa daya atas ijin Mu. Karena bisanya bila melakukan aktivitas/amalan yang tidak disyari’atkan maka akan menjadi pintu masuk bagi makhluk lain untuk masuk ke dalam tubuh kita.

TAKALASIA
Merupakan terjadinya penyempitan pada saluran tenggorokan, biasanya sangat terasa saat menelan makanan.
akhlak buruk : kalau dahulu diajak bicara sulit/ sulit diajak bicara, bila ada permasalahan sering banyak diamnya. Misalnya bila ada anak yang bertengkar atau berantem maka dibiarkan saja/ diam. Bila melihat sesuatu kejadian dalam keluarga, tenggorokan jarang digunakan, lebih sering diam
Berikut ini adalah daftar beberapa penyakit yang saya ambil dari landscapeofborneo.blogspot.com. Sangat lengkap dan sudah diurutkan berdasar abjad, semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik serta selalu memberkahi yang menulis artikel ini/yg punya blog, aamiin.
Alergi = Punya keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk keselamatan = Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani = Amalan salah, suka ke dukun
Amandel = Suka menyimpan marah, marah yang tertahan
Ambien = Emosi berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah besar
Anak astma / sesak napas = Karena tidak ingin bertengkar antara suami istri, maka bila terjadi perselisihan sering tidak diselesaikan dan menjadi jengkel yang tersimpan = Ada masalah yang tidak bisa dibicarakan kepada siapapun (karena malu dll) = Saat hamil salah satu orang tua menyimpan jengkel yang kuat
Anak autis, Tidak bisa bicara = Waktu hamil, ada masalah suami istri tidak diselesaikan, tetapi disimpan dengan jengkel dalam waktu yang lama (lebih dari 1 bulan) = Salah satu orang tua sering malas berpikir bila menghadapi masalah atau dalam berdiskusi = Orang tua agak pendiam = Saat hamil salah satu orang tua suka geregetan (marah terpendam) = Orang tua banyak bertolak belakang, yang satu sangat pendiam yang satunya sangat enerjik
Anak belum bisa jalan = Orang tua malas mengutarakan masalah rumah tangga yang dihadapi (suka mendiamkan masalah), diam disertai jengkel
Anak, cairan di otak = Waktu hamil, salah satu orang tua bila punya masalah suka malas memikirkannya (putus asa)
Anak, cerebral palsy (lumpuh otak) = Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam (mendiamkan), tidak mau membicarakan masalah yang dihadapi.
Anak down syndrome = Sewaktu hamil, ibu pernah marah sampai mengeluarkan kata kata yang merendahkan orang lain
Anak epilepsi (ayan) = Orang tua sering bertengkar, lalu diam (melamun) dan jengkel yang disimpan lama = Salah satu orang tua gampang tersinggung = Bila marah sering merendahkan orang = Salah satu orang tuanya sering berpikiran negatif (negative thinking)
Anak gagal ginjal = Saat hamil orang tua sering bertengkar dan menyimpan jengkel
Anak, ginjal menggelembung, sebagian urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Salah satu orang tua, sering jengkel (disimpan lama) pada pasangan, diam tidak mau mendiskusikan masalah
Anak, ginjal dan radang otak = Orang tua sering bertengkar, marah yang disimpan lama, jengkel
Anak, Hepatitis A = Orang tua sering berantem dan selesainya lama
Anak hydrosifalus = Bila ada masalah yang keluar pertama adalah jengkel dulu = Bila dinasehati, iya-iya saja tapi tidak dilaksanakan
Anak hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam
Anak jatuh dan lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam menghadapi masalah
Anak jatuh dari ketinggian = Orang tua kurang komunikasi
Anak kejang-kejang saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah
Anak keterbelakangan mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan (merendahkan) orang
Anak, leher lemah = Salah satu orang tua tidak menghormati orang tuanya
Anak leukimia = Orang tua sering bertengkar dan menyimpan marah (jengkel)
Anak lumpuh = Orang tua sering putus asa dalam menghadapi masalah
Anak malas = Orang tua sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu
Anak meninggal terus dalam kandungan (tali pusat kecil) = Cepat tersinggung dengan suami
Anak, muka bengkak, Benjolan dekat mata = Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat sekitarnya ada yang tidak cocok di hati
Anak nakal = Orang tuanya sering marah/uring-uringan/emosi.
Anak laki-laki semua (susah mendapat anak perempuan) = Istri galak/pemarah, istri sangat dominan dalam rumah tangga
Anak perempuan semua (susah mendapat anak laki-laki) = Suami pemarah, sering terburu-buru, suami sangat dominan dalam rumah tangga
Anak, pengasaman pada ginjal = Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan tersimpan lama di hati
Anak radang otak = Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan
Anak rewel = Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam)
Anak sering kejang-kejang (autis) = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah dipendam jadi jengkel
Anak sering diganggu makhluk lain (selalu ngajak pergi, tak bisa pulang) = Waktu hamil dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep (niat baca Al-Qur’an bukan karena Allah)
Anak sering kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qur’an dengan niat duniawi dan sering ngelamun
Anak sering kejang (step) = Salah satu orang tua sering marah (emosi tinggi) tapi diam dan jengkel
Anak susah bangun dari duduk = Orang tua sering marah
Anak susah diatur, Suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti = Bila ada masalah suka ngambek
Anak (3,5 th) tidak bisa bicara = Saat hamil, orang tua suka diam bila ada masalah (dipendam) = Saat hamil, orang tua suka putus asa dalam menghadapi masalah
Anak tidak bisa diatur = Orang tua “semau gue”
Anak (sampai umur 10 th) tidak mau (menolak) makan nasi = Salah satu orang tua tidak pandai bersyukur, marah kalo disuruh bersyukur
Anak, toksoplasma & rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel = Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak
Anak tumor payudara = Kedua orang tua sering bertengkar
Anemia (kekurangan sel darah merah, Hb rendah) = Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari
Anyangan (Kesemutan)= Apa yang diinginkan supaya tercapai.
Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) = Susah dinasehati
Astma = Emosi tertekan dan tertutup
BAB berdarah = Emosi tinggi, cepat marah
BAB dan kencing panas = Jengkel karena punya keinginan yang kuat (ngotot) tetapi tidak kesampaian
BAB sering = Sering ngomel (dalam rumah tangga)
BAB tidak lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel
Badan lemas = Ada kekhawatiran yang tinggi (takut berlebihan) dalam pikiran
Badan panas, linu, gerah, ga bisa berdiri/berjalan = Amalan salah
Badan sakit-sakit (gejala stroke) = Suka tersinggung, suka jengkel (walau sedikit) dalam menghadapi pekerjaan
Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar
Batuk flu = Sering tidak peduli pada lingkungan
Bau badan = Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung “nyerang”, dan malas
Bau mulut = Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang
Benjolan di dekat telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati (cepat tersinggung)
Benjolan di kaki = Punya keinginan kuat, kaku keras kepala
Benjolan di leher, Gondok = Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas.
Benjolan di leher kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot.
Benjolan di lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti
Benjolan di pita suara = Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan
Benjolan di rahim = Sering jengkel pada suami atau ayah
Benjolan di telapak kaki = Jengkel yang disimpan sampai sekarang
Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan.
Bisul di pantat = Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan.
Bisul di perut bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)
Bronkhitis, Batuk terus = Agak pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja
Dada berdebar = Ada ketakutan berlebih (pada pasangan), mempunyai amalan salah
Dada panas = marah dipendam, tertekan
Dada sesak dan darah tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah tersimpan (jengkel)
Dada sesak dan panas = Amalan salah atau marah yang disimpan
Darah mengental = Banyak diam, banyak jengkel, cepat putus asa dan kurang senyum
Darah rendah = Banyak khawatir, pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja.
Darah tinggi (Hypertensi) = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel
Dengkul & persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan
Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur.
Diabetes, Katarak & Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan
Diabetes, Dada sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan
Diare kronis = Gampang marah bila ada masalah di keluarga
Dinding rahim menebal = Tidak mau dengar nasehat/masukan orang
Demam / Demam berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung
Flu/Filek = Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah
Gagal ginjal, Batu ginjal = Sering jengkel pada pasangan
Gatal (alergi) = Keinginan kuat (ambisius) disertai emosi = Amalan salah = Guna-guna (gangguan jin)
Gatal / Kutu air di jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian)
Gatal pindah-pindah = Amalan salah
Ginjal = Tidak dapat membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah), jengkel pada pasangan
Ginjal/prostat sakit = Ada rasa takut pada istri = Suka diam menyimpan jengkel = Cepat tersinggung
Ginjal kanan bengkak, penyempitan saluran kencing (ureter) = Kalau ada masalah di keluarga (pada orang tua atau pasangan) sering jengkel tapi diam
Glaukoma = Menyimpan marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan kerja
Haid terus menerus = Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak
Halusinasi = Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun
Hamil di luar kandungan = Istri dingin pada suami, kurang menyayangi suami, rasa sayang pada suami tidak nampak
Hamil, janin sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan jengkel.
Hamil, ketuban pecah dini = Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya = suaminya ada rasa marah sama bapaknya
Hati, ada benjolan= Bila dinasehati diam tapi menolak nasehat
Hati sakit = Susah menerima nasehat
Hematemesis, keluar darah di hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun
Hepatitis = Suka mencari kesalahan orang lain = Menyimpan dendam dan jengkel = Jengkel yang kuat pada orang tua atau pasangan
Hernia = Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai = Keinginan kuat, banyak diam
Herpes (penyakit kulit) = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi (marah)
Hidung bengkak = Sering jengkel apabila melihat pekerjaan anggota keluarganya yang tidak cocok dengan keinginannya
Indung telur bermasalah = Ada kesalahan pada ibu
Infeksi/radang saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi
Jantung sakit = Yakin terhadap prinsipnya.
Jantung bengkak = Sering menyombongkan diri = Egois, keinginan kuat = Menyimpan marah tapi diam
Jantung berdebar kuat = Menyimpan khawatir (takut) yang kuat, marah, atau putus asa
Jantung berdebar, susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + do’a (astaghfirullahal adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni saya yaa Allah)
Jantung bocor = Pendiam, bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek, emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan
Jantung koroner = Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak
Jantung, penyempitan pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri
Jantung, sesak di dada kiri = Sering marah sama istri
Jempol sakit = Suka memaksa dan menekan orang
Jerawatan = Kurang bersosialisasi dengan lingkungan
Jerawat di dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan
Jari tangan kaku, tak bisa megang = Suka jengkel dan geregetan
Jodoh lambat = Sering meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua = (Perempuan) berprasangka buruk (suudzon) pada ayah
Kaget/cepat kaget = Sering bingung
Kaki gajah = Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu)
Kaki kanan sakit (ngilu) = Jengkel karena menasehati anggota keluarga, tapi tidak diindahkan
Kaki patah = Suka putus asa, suka jengkel pada anak, diam (kesal)
Kaki kesemutan, telapak kaki kesemutan = Amalan salah
Kaki lumpuh tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam
Kaki sakit, telapak kaki sakit = Sering marah (dalam rumah tangga) = Sering merendahkan pasangan
Kaki sakit di telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu
Kaki sakit, kesemutan = Amalan salah, pernah minta air ke dukun
Kaki/sendi sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot
Kaki/lutut kanan sakit = Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian
Kaki/lutut nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya pantang ditentang, jadi jengkel
Kaku perut = tak mau mendengar
Kandungan (peranakan) turun = Punya keinginan kuat pada suami atau ayah atau anak, tetapi tidak bisa diutarakan = Nrimo dengan rasa putus asa dalam rumah tangga
Kanker di dada = Gampang tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan (diselesaikan)
Kanker di kaki kiri = Sangat emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan.
Kanker di ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan
Kanker gusi = Sering mendiamkan (tidak membicarakan / tidak menyelesaikan) masalah dan menyimpan jengkel
Kanker hati = Suka marah bila dinasehati
Kanker nasoparink, benjolan di leher, mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati
Kanker otak = Jengkel pada orang tua
Kanker payudara = Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah
Kanker rahim = Sering jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet (ngomel)
Kanker servik = Sering ngomel sama anak atau suami
Kanker/tumor otak = Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada pasangan
Kanker usus = Negeyel, semaunya sendiri, suka ngambek
Katalasia, sulit menelan = Kalo ada masalah suka diam = Suka membantah nasehat, merasa benar sendiri
Keguguran = Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Ada ketakutan yang sangat tinggi
Kejang-kejang = Jengkel yang dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik
Keloid (penebalan kulit di bekas luka) = Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu
Kencing tidak lancar = Kalau ada masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari
Kepala belakang sakit = Sering jengkel dan marah (pada istri yang tidak mau menurut) = cepat emosi
Kepala belakang sakit, kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu uring-uringan pada pasangan
Kepala depan sakit = Berfikir yang bukan-bukan
Kepala kanan sakit = Sering menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah
Kepala kiri pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking
Kepala samping sakit = Tidak mau mendengar pendapat orang
Kepala tengah sakit = Berfikir berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan
Kepala migrain = Biasanya punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)
Kepala pusing (Vertigo) = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya kemana-mana = Amalan salah
Kepala sakit dan sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun
Kepala sakit seperti dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun
Kepala (semua) sakit = Keinginan yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan jengkel pada seseorang
Kepala sakit seperti ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk
Kejang = Marah yang disimpan, jengkel
Kencing perih = Sering marah walau diam (dipendam) pada pasangan
Keputihan = Sering ngomel pada suami
Keringat banyak = Sering terburu-buru dan khawatir
Keringat Dingin = Terlalu Santai
Keseleo = Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik
Kesemutan di kepala sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya tetapi dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala
Kesemutan (baal) di tangan =Jengkel pada pekerjaan
Kesemutan di kaki kanan = Suka marah dan jengkel bila nasehatnya pada anggota keluarga tidak dituruti = Amalan salah
Kesurupan = Gangguan jin, bacakan istghfar aja di telinganya
Kista / Ngium = Jengkel pada suami atau orang tua
Kolesterol = Punya pendapat tak mau disanggah
Kram = Gangguan jin (amalan salah)
Kram di perut = Gangguan jin (amalan salah)
Kram di ulu hati (maag kronis) = Bila ada beda pendapat dalam rumah tangga, selalu kaku dan diam (tidak mencari solusinya)
Kulit melepuh (seperti) terbakar = Punya keinginan kuat/ngotot disertai emosi, bila tidak tercapai akan marah/jengkel
Kulit mengelupas = Amalan salah, memakai ilmu keselamatan diri
Kulit sensitif (bila digigit nyamuk sering menjadi borok) = Cepat tersinggung
Kurang darah merah = Gampang marah dan gampang tersinggung
Lambung mengeras = Gampang tersinggung
Latah = Sebagian besar otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)
Leher bengkak = Jengkel (diam) dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan
Leher dan belikat sakit = Sering marah pada orang lain dalam hal pekerjaan
Leukimia = Sering jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)
Leher sakit = Suka berpaling = Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel
Leher (teroid) bengkak = Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran
Lever = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel (diam), jarang senyum
Lever mengeras = Gampang tersinggung
Lidah bengkak = Tidak suka menerima nasehat
Limpa sakit/bengkak = Sulit menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak
Limpa, Hati, Empedu sakit= Menyimpan jengkel (dongkol) yang kuat sekali
Lipoma, benjolan di kulit = Punya keinginan kuat, pendiam, kurang komunikasi
Lumpuh = Pemalas/malas = Sering merasa putus asa
Lutut sakit = Ada kekakuan (selalu ngotot) dalam rumah tangga
Maag, mual, muntah, perih, ulu hati sakit = Suka ngeyel (membantah) = Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga = Tidak suka menerima nasehat orang lain terutama dalam keluarga
Mabuk (kendaraan), biasanya sejak anak-anak = Salah satu orang tua suka marah/jengkel yang disimpan (diam)
Mandul = Sering marah, jengkel dan menolak pada suami
Mandul, belum mau hamil, ada infeksi pada saluran indung telur = Jengkel pada ibu atau suami
Mandul, rahim sempit = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada ayah
Mandul, sperma encer = Suami sering mengobral janji
Mandul, sperma kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur
Mandul, sperma kurang = Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)
Mandul, sperma lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan di rumah tangga, takut sama istri
Mandul, susah punya anak = Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan (dingin) = Banyak diam, kurang inisiatif
Masuk angin = Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering
Mata bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri
Mata berkabut = Suka tidak menghiraukan nasehat orang tua
Mata buta = Sering menganggap remeh (cuex) pada nasehat/pendapat orang lain
Mata gatal = Cepat bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati.
Mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah dan panas/sakit
Mata kabur = Tidak suka dinasehati oleh orang tua
Mata kanan sakit = Jengkel, marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok
Mata katarak = Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel = Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya
Mata, kelopak mata tutun/tertutup = Sulit atau tidak suka menerima nasehat orang lain
Mata, retina berair, pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras
Mata terasa mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok di hati
Mata minus = Memandang sesuatu selalu serius
Mata plus = Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah
Menggigil sesudah mandi, atau bila kena air = Sering jengkel pada suami dan anak = Amalan salah
Mens (haid) banyak = Suka membantah bila dinasehati
Muka kaku = Punya masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun
Ngium di rahim = Sering jengkel, mau ngomong ga jadi
Osteoporosis = Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain
Paha kram dan sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah
Parkinson = Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel = Sering diam tapi geregetan
Paru-paru = merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat
Paru-paru ada plek = Bila marah, diam dan jengkelnya sampai lama
Paru-paru ada cairan = Cepat tersinggung pada pasangan
Patah tulang kaki kiri = Emosional (cepat marah) dalam keluarga
Patah tulang kaki kanan = Sangat kaku/keras dalam keluarga
Patah tulang tangan = Sangat kaku/keras dalam pekerjaan
Payudara sakit = Jengkel pada suami
Pembuluh darah di otak tersumbat (pelupa) = Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun, takut ngomong pada pasangan
Pendarahan rahim = Di rumah sering ngomel
Pendarahan seperti haid = Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan (unek-unek) tetapi sering dipendam, apabila sudah keluar (diomongkan) susah berhenti ngomong
Pengapuran di lutut kiri = Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga
Pengapuran & urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan
Penyakit kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan, bila ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel.
Penyakit sering kambuh = Amalan (ilmu) salah = Sering diam (menyimpan) jengkel pada pasangan
Penyempitan jantung = Suka ngatur, kurang suka menerima
Penyempitan pembuluh darah = Menyimpan marah pada pasangan
Persendian kaki dan tangan kaku, sakit = Ada keputusasaan dan kejengkelan (tidak ikhlas) dalam pekerjaan (didiamkan)
Perut dan pinggang sakit = Jengkel dalam keluarga
Perut kanan sakit = Amalam salah
Perut membesar (asetas) = Sering marah dan jengkel dalam keluarga
Perut mual/muntah = Kalo dinasehati agak susah, suka membantah, menolak nasehat
Perut nyeri = Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi akan jengkel.
Perut panas = Suka ngomel
Perut panas/perih = Suka diam dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir
Perut, sering diare, sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat
Perut sakit (pencernaan bermasalah) = Sulit menerima nasehat orang tua atau pasangan
Perut terasa penuh (bagah) = Dalam menghadapi masalah (terutama dengan orang tua), belum ada solusi tetapi jengkelnya muncul duluan
Pinggang sakit = Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)
Pikun = Merasa yakin ilmunya paling benar (takabur)
Prostat sakit = Kalo punya keinginan selalu ngotot
Polip (hidung) = bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel
Psoriasis vulgaris (penebalan kulit) = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum teraplikasikan = Amalan salah
Punggung berat = Amalan salah
Punggung bagian bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan
Radang usus = Sering jengkel (marah) pada anggota keluarga
Rahim bengkak/radang = Suka ngomel dan jengkel pada suami dan anak
Rambut rontok = Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya
Rematik (lutut) = sama anak-anak agak kaku (keras tapi bukan marah), anak harus selalu menurut perintahnya
Sakit gigi = Sering marah, geram
Sakit kuning = Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain
Sakit Perut = Cepat Emosi
Sakit perut bagian bawah (di bawah pusar) = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan istri (biasanya karena istri galak) = Amalan salah (pernah mengikuti latihan pernapasan, napas ditarik lalu disimpan di perut)
Sakit waktu haid = Sulit diatur, tidak mau diatur
Saluran kencing radang = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Santet/kena santet = Gampang marah, emosional
Sariawan = Suka ngomel, sering ngomong kasar
Sendi jari sakit = Jengkel, geregetan pada anggota keluarga
Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu
Sering lupa rakaat shalat = Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus
Sering kencing = Suka memendam dan mendiamkan keinginan.
Sesak nafas di atas = Emosi disimpan
Sesak nafas di dada = Emosi tertekan
Sesak nafas di ulu hati = Cepat putus asa
Sesak nafas, astma, tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak
Sesak napas = Jengkel pada pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah (dipendam) = Cepat marah = Ada amalan salah
SGPT dan SGOT tinggi = Ada kekakuan (tidak bisa kurang lebih, tidak mau dinasehati)., kalau ditambah dengan emosi tinggi akan menjadi kanker hati atau syrosis
Sinusitis = Menahan beban pikiran = Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga atau di lingkungan disertai kejengkelan = Jengkel (diam) pada pasangan
Stroke = Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan (ga mau bicara/meraju/ngambek) berhari-hari
Stroke sebelah kanan = Suka marah dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga
Stroke sebelah kiri = Jengkel pada pasangan yang disimpan berhari-hari
Stroke ringan = Banyak kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan
Susah tidur (Insomnia) = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus
Syaraf terjepit/menyempit di tulang belakang = Jengkel yang menjadi pikiran kepada anggota keluarga = Ada jengkel yang sangat kuat pada istri/suami/orang tua/saudara
Syaraf terjepit di kaki = Jengkel, diam, pada urusan keluarga
Syndrom baby blues, selalu sedih setelah melahirkan = Pada saat hamil punya masalah dengan suami tetapi tidak didiskusikan, hanya didiamkan dan disimpan
Syrosis, hati mengecil = Ego tinggi, marah tinggi, kaku, tidak mau menerima nasehat orang = Gampang tersinggung = Suka dendam
Talasemia = Kaku, keras hati, emosional terhadap lingkungan yang tidak sepikirannya
Tangan dan kaki keringatan = Sering ragu, tidak percaya diri = Kalo punya keinginan selalu ngotot
Tangan kanan kebas = Sering jengkel dan putus asa dalam pekerjaan
Tangan kanan sakit = Ada kejengkelan dalam pekerjaan
Tangan kanan tak bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya (tentang kebaikan) kepada orang lain tidak diikuti = Jengkel karena nasehatnya pada anggota keluarga tidak dilaksanakan
Tangan kesemutan dan kebas = Sering marah dan jengkel pada anak dan pasangan
Tangan kiri (telapak tangan) sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau orang tua
Tangan sakit = Merasa mampu (takabur) dalam menangani masalah
Tangan sakit berpindah-pindah = Amalan salah
Tangan sakit, jari kaku = Ada kejengkelan yang kuat dalam hal pekerjaan
TBC usus = Gampang marah bila ada masalah di keluarga
Telinga kanan sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati
Telinga kanan/kiri mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek
Telinga kiri agak tuli = Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok = Tidak suka menerima nasehat orang dan muncul jengkel apabila dinasehati
Telinga mendengung = Cepat jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik
Telinga mendengung, pusing, penyempitan pembuluh darah otak = Bicara ga nyambung, suka mengalihkan topik pembicaraan
Telinga tuli = Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat
Tenggorokan gatal = Suka bicara (cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati
Tenggorokan sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Tiroiditis (radang pada kelenjar tiroid) = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan (suami/istri)
Tulang belakang cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua
Tumit sakit = Menyimpan dendam dan jengkel
Tumor = Ngeyel (membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)
Tumor di bahu kanan = Sering jengkel dalam pekerjaan
Tumor di dubur = Jengkel yang kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikannya masalahnya
Tumor di gusi = Bila marah, diam dan dipendam
Tumor di hidung = Bila melihat sesuati di lingkungan (keluarga/pekerjaan) ada yang tidak cocok, jengkel, marah tapi diam
Tumor di leher = Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan
Tumor di lutut = Jengkel dengan orang tua (ibu)
Tumor di kepala, sakit kepala bagian depan dan atas = Sering jengkel bila lihat seseorang atau sesuatu yang tidak disukai = Jengkel di pikiran, jengkel dipikirkan terus
Tumor di kepala kiri = Jengkel pada pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan sampai tahunan
Tumor di otak kiri = Diam tapi menyimpan jengkel
Tumor di otak kanan = Suka merasa benar sendiri
Tumor di telinga kanan = Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan
Tumor di paru-paru = Sering menyimpan amarah menjadi jengkel
Tumor di rahim = Sering jengkel pada ayah atau pada suami
Tumor di usus besar = Emosi, marah dan jengkel dalam keluarga
Tumor, kejang = Jengkel yang tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat
Tumor kelenjar getah bening = Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong (marah) tapi tertahan dan tidak jadi dikeluarkan
Tumor ovarium = Punya rasa jengkel banget sama orang tua atau suami
Tumor pankreas = Terlalu pendiam, punya keinginan (untuk memiliki sesuatu) yang kuat, tidak diomongkan, disimpan lama 1-2 tahun
Tumor payudara kanan = Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan baik
Typus = Sering marah atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang
Ulu hati sakit = Gampang tersinggung
Usus buntu, perut bengkak = Punya masalah (terutama dengan saudara), tak ada solusi, tersimpan menjadi jengkel
Usus lengket = Suka diam, tidak mau memberi solusi pada permasalahan orang lain spt anak
Usus 12 jari lengket = Bila punya masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk menyelesaikannya
Varises lambung (blooding) = Jengkel dan diam penuh emosi dalam menghadapi permasalahan dalam keluarga (pada pasangan atau anak)
Vena Tersumbat = Emosi Terpendam
Vertigo dan kaki lemas = Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua

Bagian 4
DOA

Berikut ini adalah do’a yang sering dibawakan oleh ust. Danu pada akhir acara. Bagus juga untuk referensi kita.
Bismillahirahmanirrahiim, alhamdulillahirabbil ‘alamin…
-sholawat kepada Rasulullah-
Ya Allah Ya Ghaffar (pemaaf)…
Ampunilah kesalahan dan dosa yang kami lakukan, ya Allah…
Dosa yang kami lakukan dari akhil baligh hingga saat ini.
Ampunilah dosa yang kami lakukan dari dosa kecil hingga dosa yang cukup besar di hadapanMu ya Allah,
Ya Allah ampunilah dosa yang kami lakukan kepada suami kami, kepada isteri kami, kepada anak-anak kami, kepada saudara-saudara kami, kepada teman-teman kami, kepada hamba-hambaMu yang lain ya Allah, dan juga kepada makhluk yang Engkau ciptakan di muka bumi ini ya Allah..
Ampunilah dosa yang cukup besar yang kami lakukan di hadapanMu ya Allah,
Ampunilah dosa yang kami lakukan kepada ibu dan ayah kami…
dari perbuatan lisan dan dari perbuatan kami yang dzholim kepada ibu dan ayah kami…

Ya Allah kami mohon juga kepadaMu
agar engkau ampuni kesalahan dan dosa ibu dan ayah kami ya Allah, aamiin…
kami memohon ampuni kesalahan dan dosa guru-guru serta pembimbing-pembinmbing kami, ya Allah…

Ya Allah, alhamdulillah Engkau telah menitipkan iman dan taqwa dalam hati kami…
Alhamdulillah, Engaku telah mengijinkan kami untuk menjalankan syari’at Mu ya Allah…
Alhamdulillah, Engkau telah banyak menitipkan nikmat dan rizky kepada kami ya Allah…

Ya, Allah…
Jika kami banyak salah dan dosa,
sehingga engkau memberikan kami musibah dan sakit pada diri kami,
Ampunilah kesalahan dan dosa-dosa kami ya Allah…
Dan kami mohon agar Engkau sembuhkan penyakit kami ya Allah…
Dan angkatlah musibah yang ada pada dirikami ya Allah…

Ya Allah…
Jika diantara anak-anak kami yang sakit karena perbuatan dosa kami di hadapanMu ya Allah,
Ampuni doa kami sebagai orangtuanya ya Allah…
Dan kami mohon agar engkau sembuhkan penyakit kami ya Allah…
Agar kami sekeluarga lebih sujud kepadaMu, aamiin-aamiin ya Rabbal ‘alamiin…

Ya Allah…
Jauhkanlah kami dari godaan syetan yang Engkau kutuk,
Jauhkanlah kami dari kejengkelan dan kemarahan yang ada pada hati kami,
Dekatkan kami dengan kesabaranMu ya Allah,
Dekatkan kami dengan orang-orang yang sholeh ya Allah…

Ya Allah ya Razak…
Mudahkanlah kami dalam mencari rizki yang halal dan thoyyib di muka bumi ini ya Allah…
Agar hati kami tenang dan tentram ya Allah…
Dan sebagian kami berikan di jalan Mu, aamiin…

Ya Allah, ya Rahman ya rahim…
Mudahkanlah usaha-usaha yang kami kerjakan di muka bumi ini ya Allah,
Ya Allah ya Fattah..
Jadikanlah kami menjadi hambaMu yang baik ya Allah dalam mempelajari Al Qur’an dan As Sunnah.
Dan jadikanlah kami menjadi hambaMu yang bisa menjalankan Al Qur’an dan As Sunnah dengan istiqomah ya Allah…

Ya Allah hanya kepadaMulah kami menyembah…
Dan hanya kepadaMu-lah kami meminta pertolongan.
Laillahailallah muhammadurasulullah…
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fiil akhirati hasannah, wakinna adzabannar…
Wal hamdulillahirabbil ‘alamiin.
http://pisangaroma.ngeblog.ittelkom.ac.id/2012/04/tv-show-bengkel-hati-mengobati-dari-hati-1-dari-4/
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Semangat Selalu

SEMANGAT SELALU UNTUK HASIL YANG MEMBANGGAKAN

Mampir kasih makan ya...

Daily Calendar



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. ova ar rumaisha - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger